Friday, 21 October 2011

Meninggalnya Wang Yue Yue Sebagai Pelajaran Moral

Liputan6.com, Foshan: Setelah berjuang selama lebih lebih dari seminggu, akhirnya balita Cina berusia dua tahun yang dibiarkan hampir mati di jalan usai ditabrak dua kali, menutup mata untuk selama-lamanya. Yue Yue mengembuskan napas terakhirnya akibat kegagalan organ sistemik, Jumat (21/10).
"Yue Yue meninggal karena kegagalan organ sistemik," ujar juru bicara dari rumah sakit yang menanganinya.
Yue Yue mengalami koma sejak 13 Oktober lalu. Dokter yang menanganinya sempat mengatakan bahwa sang bocah mengalami kematian otak. Sebelumnya, kondisi Yue Yue juga dikabarkan telah mengalami perkembangan. Denyut jantung Yue Yue telah stabil dan dia mampu menarik napas dan merasakan sentuhan dari tangannya. Namun, takdir berkata lain.
Insiden kecelakaan Yue Yue menuai kecaman rakyat Cina karena warga setempat mengabaikan bocah malang yang mengalami kecelakaan ini. Kabar kematian Yue Yue pun langsung menjadi topik pembicaraan di Cina. Warga Cina mengutarakan kesedihannya terhadap kematian Yue Yue. "Selamat tinggal Yue Yue, tidak ada mobil di surga," tulis seorang blogger pada situsnya.
Insiden yang mengejutkan itu tertangkap di CCTV dan telah mengejutkan jutaan orang di Cina. Banyak yang mengatakan bahwa masyarakat mereka sudah tidak bermoral. Hal ini juga memicu kemarahan global setelah melihat rekaman CCTV yang menunjukkan sekitar 18 orang berjalan dan mengemudi melewati bocah kecil yang terbaring di jalanan di Kota Foshan, Provinsi Guandong. Tak ada satu pun dari mereka yang menolong.
Baru orang ke-19 yang mau menolong, yakni seorang pemulung jalanan, Chen Xianmei. Ia datang mengampiri bocah kecil itu dan meminggirkan tubuhnya serta meminta pertolongan. "Saya tidak memikirkan apa-apa pada waktu itu, saya hanya ingin menyelamatkan gadis itu," ujar Chen.
Kedua pengemudi yang melindas Yue Yue telah ditangkap, namun mereka mengaku tidak melihat gadis kecil karena jalan yang gelap. Media Cina melaporkan bahwa salah satu pria diduga baru putus dengan pacarnya dan sedang bertelepon saat ia menabrak Yue Yue. [baca: Sang Ibu: Jangan Menyerah Yue Yue!]. (SMH/AFP/MEL)
Wang Yue Yue pada saat detik-detik terakhir

Ibu Wang Yue Yue yang shock pada saat kejadian

This entry was posted in

Tuesday, 18 October 2011

Buruknya Kepedulian Orang China Picu Amarah Global

Bocah Balita Terlindas Mobil, 

Orang Tak Peduli


Liputan6,com, Foshan: Seorang anak berumur dua tahun terbaring lemah dengan kondisi luka parah setelah dua kali tertabrak mobil. Lebih dari sepuluh orang yang melewati anak tersebut tak satu pun yang menolong bocah bernasib malang itu. Peristiwa tragis yang menyentuh rasa kemanusiaan ini menjadi pembicaraan hangat di Cina Selatan. 
Kantor berita Xinhua, Senin (17/10) menulis bahwa insiden tersebut memicu kemarahan sosial yang luas di jejaring sosial. Kejadian tragis yang menimpa anak bernama Yue Yue tersebut terekam kamera keamanan.
Dalam rekaman itu, Yue Yue berjalan menyeberangi jalan raya persis di depan toko milik orangtuanya di Kota Foshan, Cina Selatan. Ia tertabrak mobil van dan terlindas. Tak lama kemudian sebuah truk ukuran tiga perempat yang melintas juga melindas bocah balita yang sudah tak berdaya tersebut. Seakan tak ada rasa kasihan sedikit pun mobil-mobil itu berlalu begitu saja meninggalkan bocah yang terkapar di tengah jalan. Orang-orang yang melintas pun tak ada yang peduli sama sekali.
Barulah orang kesepuluh atau kesebelas peduli dan menolong bocah itu. Wanita pemulung tersebut berteriak-teriak minta tolong. Ibunda Yue Yue pun keluar rumah dan kemudian membopong serta membawanya ke rumah sakit. Dokter rumah sakit menyatakan, Yue Yue kini dalam kondisi koma dan tak mungkin bertahan hidup.
"Dia tidak akan mampu bertahan menjalani setiap operasi. Otaknya hampir mengalami kematian," kata seorang juru bicara rumah sakit yang merawat diri Yue Yue.
Polisi Foshan telah menahan sopir dari dua mobil yang melindas bocah bernasib malang tersebut.
Sementara itu, masyarakat di jejaring sosial berkomentar, bahwa masyarakat kota kini mengidap penyakit antisosial yang sangat parah. Tak ada lagi rasa kemanusiaan. Rekaman kejadian tragis tersebut diunggah pula di Youtube. (ANT/AFP/Xinhua/Vin)

(Censored)



(Uncensored)
This entry was posted in

Monday, 10 October 2011

Let Us Vote Komodo! (Batas Akhir 11-11-2011)

Dear teman2 sebangsa dan setanah air, Pulau Komodo salah satu aset negara kita telah masuk 28 final New 7 Wonders of Nature. Tentu saja ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita sebagai penduduk dengan negara berjuta aneka ragam alam. Teman2, dengan nge-vote Pulau Komodo sebagai New 7 Wonders, tentunya kita bangga bisa masuk ke ajang dunia bahwa kita punya kekayaan alam yang berharga, selain itu diharapkan masyarakat Pulau Komodo bisa lebih disejahterakan lagi dan Pulau Komodo dapat semakin dilestarikan dengan mendapat perhatian dari dunia. Ini adalah sebuah terobosan besar bagi kita semua untuk menunjukkan betapa indahnya alam negara kita. Tentunya ajang seperti ini gag bole dilewatkan, jangan buat Komodo hanya jadi finalist saja tetapi pemenang dari 7 Wonders of Nature.

 Berikut adalah daftar kandidat New 7 Wonders Nature :
  • Amazon ( South America)
  • Angel Falls (Venezuela)
  • Bay of Fundy (Canada)
  • Black Forest (Germany)
  • Bu Tinah Island (United Arab Emirates)
  • Cliffs of Moher (Ireland)
  • Dead Sea (Israel, Palestine, Jordan)
  • El Yunque (Puerto Rico)
  • Galapagos (Equator)
  • Grand Canyon (USA)
  • Great Barrier Reef (Australia)
  • Halong Bay (Vietnam)
  • Iquazu Falls (Brazil)
  • Jeita Grotto (Lebanon)
  • Jeju Island (South Korea)
  • Kilimanjaro (Tanzania)
  • Komodo (Indonesia)
  • Island of Maldives (Maldives)
  • Masurian Lake District (Poland)
  • Matterhorn (Italy, Switzerland)
  • Milford Sound (New Zealand)
  • Mud Volcanoes (Azerbaijan)
  • Puerto Princesa Underground River (Phillipine)
  • Sundarbans (Bnagladesh, India)
  • Table Mountain (South Africa)
  • Uluru (Australia)
  • Vesuvius (Italy)
  • Yushan (China, Taipei)
Keterangan lebih lanjut dan gambar, please visit :
http://www.new7wonders.com/28-finalists


So, jika ditanya bagaimana sih cara nge-vote Komodo, berikut adalah beberapa caranya :
  1. visit here: http://www.new7wonders.com/vote-2
  2. vote Komodo dan 6 kandidat New 7 Wonders of Nature lainnya, isi e-mail dan informasi lainnya
  3. kemudian click send your vote
atau, dengan via sms 
  1. ketik: KOMODO kirim ke 9818 dengan tarif Rp.1000,-

"Perlu diingat teman2, jangan ditunda2 yaa nge-vote Komodo :)"

Sekedar sharing, yaa aku sendiri uda vote di situs new7wonders dan sms, yaa kalo pengen tau opini dan pilihanqu sih ya, yang pasti aku pilih Komodo (Indonesia) untuk negara tercinta dong.. Kemudian Yushan (China, Taipei), soalnya kalo kalian ngebrowse, Yushan emang keren abiz tempatnya. Kemudian Angel Falls (Venezuela), selain namanya keren dia emang air terjun tertinggi. Waktu itu aku pernah ikut lomba cerdas cermat, ditanya air terjun tertinggi, egh dijawab Niagara ma aq dan teman2, ternyata salah... wkwkwkwk~ So Angel Falls aq vote yaa karena suka aja. Trus, Black Forest (Germany), namanya kayak kue sih, dan dia juga termasuk hutan daun jarum. Lagi2 aq inget pelajaran geografi, ya makanya aq vote az. Biz itu, Galapagos (Equator), itu tempat idamanqu waktu SMA kelas 1, pernah ada lomba yang hadiahnya ke Galapagos, takjub aja waktu itu ngebacanya, sayangnya gak menang.Nurut aq, Galapagos juga saingan berat Komodo kita. Biz tuh aq juga nge-vote Grand Canyon (USA), tempatnya keren walau bebatuan2 gitu. Dan yang terakhir adalah Dead Sea (Israel, Palestine, Jordan), entah deh apa alasannya, pokoknya kalo suka iaaa suka. hahahahaha~
Kalo sms, yaa pastinya priority buat negara sendiri, VOTE KOMODO DAGH >_<


 LET US VOTE KOMODO, SEMOGA BERMANFAAT :)