God Law Love Part. 1

Ini kisah di mana seorang penulis yang punya prinsip God, Law, Love. 

God untuk Tuhan, berdoa, bersyukur, ikhlas menjalani dan tanpa pamrih.

Law untuk cintanya pada dunia hukum, di mana negara tempat ia tinggal hukum seperti sampah dan bisa dibeli dengan harta. Tempat di mana undang2 itu seperti kertas bungkus sandwich dan orang2 yang punya tahta menjadi raja 7 turunan.Di mana dendamnya karena keluarganya yang disakiti sejak dulu.

Love untuk mencari cinta abadi, tidak ingin disakiti dan percaya akan cinta yang pertama dan terakhir.

Semua bisa saja dicapai, kalo punya duit, suami tajir, dan harta. Itu sih kata orang2 banyak, tetapi penulis ini percaya, untuk mencapai mimpinya itu ia perlu tekad, semangat, perjuangan dan Tuhan besertanya. Zaman sekarang dukungan teman, sahabat, orang terdekat sudah basi. Banyak orang dihancurkan karirnya karena teman atau sahabat sendiri. Orangtua dan saudara sudah menjadi support awal dan terakhir baginya.

Perhatian pacar atau teman cowok sudah berjamur di kalangan orang pecinta sinetron, tetapi itu namanya konyol dan tidak mandiri bila harus bergantung pada orang yang belum tentu mencintai Anda. Entahlah, banyak di antara orang2 pasti mengira penulis ini gila, ya.. benar2 gila. Apa dia tidak punya hati? Kesepian? Hidup dari kalangan bawah dan memendam benci pada kubu pemerintah? Siapa juga yang tahu latar belakang hidupnya? Tak satupun yang tahu sampai cerita ini usai.

Penulis ini bekerja di sebuah rumah makan di tengah2 kota. Menjadi seorang pelayan dengan iming2 bisa menabung dan menjadi pengacara terkenal. Namun, sepertinya takdir yang ia tidak sukai datang menghantuinya.  Ya, penagih hutang.....

Bersambung...........

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli