Stop Drinking Ice Tea!!!

Siapa yang tidak tahu teh es? Di mana dan kapanpun anda makan pasti ada saja si teh es... Teh es bisa saja jadi teman makan di manapun baik makanan kelas elite ataupun kaki lima. Steak dan teh es wajar2 saja, bakso dengan teh es biasa banget, haus di tengah jalan, teh es jadi sasaran.

Tapi, tahukah teman2 kini teh es harus diperangi? Disebutkan bahwa teh es akan mengurangi daya serap sel darah terhadap zat besi sebesar 64 % . Pengurangan daya serap zat besi itu diakibatkan oleh zat tanin dalam teh dan di sini apabila kita terus-terus saja mengulangi kebiasaan yang sama, maka tidak akan ada asupan zat besi daalam tubuh. Akibatnya kita rentan terkena osteoporosis dini dan beberapa keluhan terhadap tulang. 

So, gimana kalo uda terlanjur kebiasaan? Berikut sedikit solusi untuk teman2 yang doyan teh saat makan :

1. Konsumsi teh panas atau hangat manis

Lebih baik begini daripada mati tak makan tanpa teh es toh??? hha~ Orang Jepang sering mengkonsumsi ocha (teh) dalam bentuk diseduh langsung dan disajikan panas saat makan, hal ini dipercaya dapat memperpanjang umur.

2. Cari minuman lain
Cari yang laen aja.. air putih, air tahu, teh kotak, jus atau apa gitu yang lebih keren dari teh es. Lagipula, dengan harga ekonomis, baik jus dan susu mudah diperoleh apalagi air mineral.

Boleh2 aja ngemil dengan teh es tetapi hindari makan makanan berat dengan teh es, selain rawan terkena osteoporosis, pada saat minum teh es, gigi jadi mudah sensitif karena makan makanan panas dan minuman dingin. Selagi kita ngemil bole deh minum teh es dan bukan berarti selamanya gag boleh minum teh es.

SEMOGA BERMANFAAT ^^

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli